Manajemen Risiko untuk kegiatan alam & petualangan
Pelatihan Pengembangan & Penerapan Manajemen Risiko untuk Kegiatan Alam & Petualangan diselenggarakan untuk membekali pengelola, penyelenggara kegiatan dan setiap dengan pemahaman dasar serta kerangka kerja praktis dalam mengidentifikasi, menganalisis, dan mengendalikan risiko secara sistematis.
Mengapa Manajemen Risiko Penting dalam Industri Outdoor
Industri outdoor adventure merupakan sektor yang unik karena:
- Berbasis pada lingkungan alam
- Melibatkan aktivitas fisik dan tantangan
- Sering dilakukan di lokasi terpencil
Tanpa sistem manajemen risiko yang baik, kegiatan outdoor berpotensi menyebabkan:
- Cedera peserta
- Kecelakaan serius
- Kerusakan lingkungan
- Kerugian reputasi organisasi
- Tuntutan hukum
Risk management membantu organisasi untuk:
- Mengidentifikasi potensi bahaya
- Menilai tingkat risiko
- Menerapkan langkah pengendalian
- Mengurangi kemungkinan kecelakaan
- Meningkatkan kualitas program
Target Peserta
Program ini ditujukan untuk:
- Pengelola destinasi wisata alam & petualangan
- Manajer operasional & program
- Koordinator safety & risk management
- Fasilitator dan pemandu wisata
- Perwakilan Dinas Pariwisata dan lembaga terkait
Metode Pelatihan
Materi ini disusun berdasarkan prinsip dan konten yang diajarkan dalam kursus RMOP, termasuk pendekatan sistem manajemen keselamatan, standar outdoor, budaya keselamatan, human factors, perencanaan darurat dan praktik terbaik manajemen risiko.
Pendekatan pembelajaran berbasis:
- Presentasi interaktif
- Diskusi kasus nyata
- Latihan kerja kelompok
- Pemetaan risiko & perencanaan kontrol
- Pembuatan action plan awal
- Refleksi & evaluasi
Peserta tidak hanya belajar konsep, tetapi menghasilkan dokumen kerja yang relevan untuk organisasinya.

kurikulum
Materi ini disusun berdasarkan prinsip dan konten yang diajarkan dalam kursus RMOP, termasuk pendekatan sistem manajemen keselamatan, standar outdoor, budaya keselamatan, human factors, perencanaan darurat dan praktik terbaik manajemen risiko.
- Kerangka pendekatan manajemen risiko
- Identifikasi pedoman dan standar
- Risk Domain (Kategori/Area Risiko)
- Asesmen Mandiri Risk Domain
- Kebijakan, Prosedur, Nilai-Nilai dan Sistem Organisasi
- Identifikasi Rencana Manajemen Risiko
- Instrumen Manajemen Risiko
- Penerapan Instrumen Manajemen Risiko
Output pelatihan
Setiap peserta akan menghasilkan:
- Ringkasan risiko utama destinasi wisata yang dikelola
- Draft Risk Action Plan awal
- Rekomendasi SOP dasar keselamatan
- Peta roadmap penguatan sistem keselamatan 6–12 bulan ke depan
Peserta akan memperoleh:
- Sertifikat berlaku 3 tahun
- Buku panduan praktis
- Akses konsultasi dan pendampingan grup selama 1 bulan
- Akses jejaring praktisi safety Jelajah Outdoor
Durasi
16 jam
Jumlah peserta
Minimal 12 orang
Investasi
Rp. 1.650.000,-
sertifikasi
Berlaku selama 3 tahun